News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

KBRI Berlin Buka Lowongan Kerja Pegawai Setempat 2025, Simak Syarat dan Jadwalnya

KBRI Berlin Buka Lowongan Kerja Pegawai Setempat 2025, Simak Syarat dan Jadwalnya

 

Loker KBRI Berlin

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Berlin, Jerman, membuka lowongan kerja untuk tiga posisi Pegawai Setempat. Rekrutmen ini menjadi kesempatan bagi WNI yang berdomisili di Jerman untuk bergabung dan berkontribusi di lingkungan misi diplomatik RI.

Persyaratan Umum

  • WNI berdomisili di Jerman dengan izin tinggal tetap

  • Usia minimal 22 tahun per 1 Desember 2025

  • Pendidikan minimal S1 (Fisip, Ekonomi, atau IT)

  • Tidak berstatus mahasiswa

  • Sehat jasmani dan rohani, bebas narkoba, berkelakuan baik

  • Tidak memiliki hubungan keluarga/perkawinan dengan staf KBRI

  • Memiliki SIM Jerman (Führerschein)

  • Menguasai Bahasa Indonesia, Inggris, dan Jerman (lisan & tulisan)

  • Mampu mengoperasikan MS Office

  • Bersedia kontrak 2 tahun (masa percobaan 3 bulan)

Persyaratan Administrasi

  • Surat lamaran & riwayat hidup (dalam bahasa Indonesia)

  • Salinan paspor & izin tinggal/izin kerja yang berlaku

  • Ijazah terakhir

  • Surat sehat & surat keterangan kelakuan baik

  • Surat pernyataan kesetiaan pada Pancasila dan NKRI

  • Surat pernyataan bukan anggota partai politik

  • Pas foto terbaru 4x6 (latar putih, 2 lembar)

  • Berkas dikirim ke: Indonesische Botschaft, Attn: Tim Kepegawian, Clara Wieck Strasse 1, 10785 Berlin

  • Deadline: 15 September 2025

Tahapan Seleksi

  • Pengumuman lowongan: 1–15 September 2025

  • Seleksi administrasi: 15–30 September 2025

  • Ujian tertulis & praktek (substansi & MS Office): 2–7 Oktober 2025

  • Wawancara: 8–15 Oktober 2025

  • Hasil akhir: 31 Oktober 2025

KBRI Berlin menegaskan bahwa proses seleksi tidak dipungut biaya. Segala bentuk pungutan atau janji yang mengatasnamakan KBRI Berlin adalah penipuan.


Info Selengkapnya : disini

Tags

Newsletter Signup

"Dari sinilah asal mula semua kesalahan itu, yang menyebabkan munculnya tuduhan dan penderitaan."

Posting Komentar